Penjelasan dan Cara Jitu Anti Baper Saat Nonton Drama Korea. Buktikan!

Drama Korea disukai oleh berbagai kalangan, terutama kelompok wanita baik dari usia muda sampai tua. Banyak hal yang membuat mereka berlama-lama betah menyaksikan serial Korea karena jalan cerita yang variatif, aktor dan aktrisnya memiliki paras yang lumayan rupawan sehingga membuat mata betah memandang. Tak dipungkiri, istilah Hallyu Wave sudah lama berdengung. Salah satu kendaraan Hallyu wave tentu melalui drama. Drama Korea tidak hanya disukai di Indonesia, tapi sudah mendunia.

Drama Korea mampu diproduksi dengan sangat memuaskan sampai-sampai membuat penonton ikut terbawa emosi cerita. Lihat tingkah artisnya bikin gemes. Bahkan ada yang sampai terasa berhari-hari. Istilah anak muda sekarang terbawa perasaan alias baper. Drama Korea memang mampu membolak-balikkan emosi penonton.

1. Drama Korea Bikin Ketagihan

Drama Korea menjadi tontonan wajib bagi beberapa orang sejak kemunculan hits Winter Sonata sampai saat. Hal ini tak lepas dari gebrakan Korea untuk mengembangkan industri ekonomi kreatifnya. Yang jadi tumpuan gelombang halyu itu adalah KPOP dan drama.

Drama  Korea telah menjadi ujung tombak bagi perkembangan ekonomi kreatif Negeri Gingseng tersebut. Para aktor dan aktris bermain total sesuai dengan karakternya. Mereka bahkan berlatih secara khusus jika peran yang akan dimainkannya harus memiliki keahlian misalnya bermain musik, bela diri, boxing, dan sebagainya. Mereka bukan artis karbitan yang minim pengalaman dan keterampilan. Jadi acting skill tak bisa dianggap remeh. Selain itu, didukung dengan naskah dan penyutradaraan yang apik.

Dulu, untuk menonton drama Korea harus melalui televisi yang ditayangkan dua kali seminggu. Sekarang, drama Korea sudah bisa diunduh melalui internet atau menonton platform streaming digital.

Orang-orang yang menonton drama Korea rela menonton selama berjam-jam di depan layar. Drama Korea tayang dua kali dalam seminggu, sehingga mereka akan menanti-nanti untuk episode berikutnya. Bahkan ada yang akan menonton drama yang sudah tamat dalam satu waktu saja secara marathon. Langsung nonton 16 episode atau 20 episode dalam sehari. Hal ini dilakukan karena rasa penasaran dengan jalan cerita, sehingga harus selesai dalam satu waktu itu juga.

Jika drama Korea dijadikan sebagai hiburan, tidaklah masalah. Namun jika sudah bikin baper dan mengganggu kesehatan mental dan perilaku, ini patut diperhatikan dengan serius. Jadi, hal apa yang perlu dipersiapkan agar baper itu tidak menyerangmu?

2. Selalu ingat, bahwa Drama Korea hanya sekedar hiburan

Tujuan dari sebuah cerita baik itu berupa seni pertunjukkan atau dalam bentuk tulisan adalah rekreasi atau memberikan hiburan. Cerita drama Korea yang memang disetting secara apik memiliki utama untuk menghibur. Ceritanya tentu akan mempengaruhi suasana emosi dan mengaduk-aduk jiwa. Memang secara psikologis tujuannya itu. Jika kamu terbawa suasana akan cerita dan seolah-olah merasakannya sendiri, berarti sang sutradara sukses membuat karya besar.

Sayangnya, kadang orang tak memiliki kontrol atau tak bisa mengendalikan kontrol emosi mereka. Saking terlena akan suasana cerita mereka terlalu malas untuk bangun dari kenyataan. Logika dikalahkan dengan pengaruh emosi yang mendominasi. Sehingga akan timbul istilah terbawa perasaan alias baper akut, terutama diderita oleh sebagian besar kaum wanita.

Ingatlah tujuan awal kamu menonton drama korea. Tidak perlulah sampai terlalu memikirkan tiap adegan sampai-sampai menerka-nerka adgan selanjutnya yang akan terjadi. Semua adegan yang tersaji di layak kaca hanyalah arahan dari sutradara. Jadi, mengapa harus ngotot sesuai dengan cerita menurut versimu?

3. Jangan Menonton Drama Korea Sendirian

Untuk menghindari baper yang kebablasan, biasakan menonton drama korea ramai-ramai. Dengan menonton serial tidak sendirian, kemungkinan terhanyut dalam cerita bisa terkontrol. Apalagi tipe-tipe teman yang nonton bersama denganmu bermacam-macam, ada yang suka mengomentari tokoh, ada yang jadi tukang teriak, ada yang jadi tukang yang suka melontarkan guyonan. Pasti baper yang akan kamu rasakan jadi hilang seketika.

Ada untungnya lho nonton serial korea bareng. Malahan bukan Susana baper yang terjadi. Tidak sedikit saling ngobrol dan diskusi tentang adegan yang terjadi. Jiwa kritis akan terbentuk tiba-tiba jika sudah bertemu dengan kelompok klik penonton drama. Banyak pngetahuan baru sebenarnya jika kita kritis dalam menonton drama, bukan hanya sekedar masalah bapernya saja. Jadi jika ditanya, drama apa favoritmu?

4. Pilih Jenis Drama yang Kamu Tonton

Drama korea memiliki banyak pilihan genre sehingga bisalah kamu memilih drama yang tepat untuk menjaga hatimu. Hindari drama yang bersifat menye-menye, melankolis, dan terlalu hiperbolis dalam penggambaran adegan. Buanglah list itu dan mulailah beralih pada genre lain, action, comedy, thriller, atau family.

Salah satu faktor yang mempengaruhi gejolak emosi berasal dari lingkungan, seperti drama korea itu. Makanya, untuk menjaga kesehatan hati dan logika dari penyakit kebaperan, silakan pindah haluan tontonan dramanya.

5. Batasi Jumlah Episode yang Ditonton

Drama korea layaknya candu yang tak memabukkan. Semakin diikuti akan semakin membuat penasaran. Tapi, kamu harus punya kontrol diri supaya tidak terlalu mengikuti keinginan emosi saja.

Seringkali ketika melihat episode suatu drama, ingin segera beralih ke episode selanjutnya dan begitu terus sampai ingin melanjutkan cerita itu sampai tamat. Apalagi satu episode itu kurang lebih 1 jam waktu tayangnya. Jika kamu memaksakan diri untuk menamatkan satu judul drama dalam satu kali waktu, bisa berpuluh jam.

Jadi solusinya, kamu memiliki kontrol untuk membatasi jumlah episode. Bisa 1-2 episode per hari.

6. Baca Sinopsis Cerita Dulu

Sebelum drama tayang di layar kaca, biasanya akan keluar trailler-traillernya. Selain itu, diinternet pasti banyak bertebaran synopsis cerita drama, apalagi untuk drama yang memiliki rating yang bagus. Alangkah lebih baiknya baca ulasan sinopsis atau review drama itu.

Jika cerita darama berhubungan dengan masalah shari-hari segera urungkan niat untuk menonton. Pasalnya, cerita itu bisa mempengaruhimu dan tambah membuatmu baper. Apalagi kalau cerita drama berlanjut di kehidupan pribadimu. Ini ga baik.

7. Lihat Tayangan di Balik Layar Drama

Cara ini kelihatannya paling jarang dilakukan. Padahal jika melihat Behind the Scene, kondisi kebaperan bisa dihilangkan lho. Coba saja kamu bayangkan, saat menonton BTS-nya pasi ada saja NG (Not Good) yang justru mengundang gelak tawa. Padahal ketika melihat adegan di dramanya, kelihatan sedih atau bahkan bucin habis.

Ini patut ditonton sebenarnya, apalagi kalau kamu berpotensi memiliki resiko baper aku. Bisa dilihat tayangan BTS di kanal Youtube. Biasanya para fans atau secara official di upload secara berkala.

Dari sekian banyak drama yang pernah kamu tonton, kira-kira berapa persen drama yang membuatmu baper? Kurangi yuk. Cobalah ikuti tips-tips nonton drama Korea di atas. Selain itu mulailah perbanyak aktivitas dan interaksi. Nonton drama Korea boleh, tapi jangan sampai kebablasan sampai-sampai mengganggu kesehatan mental kamu. selamat mencoba tips-tips dari kami.

Tags: